BARRU, kibarbarru.com – Atmosfer persaudaraan yang sejuk menyelimuti prosesi akbar pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Barru. Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., memimpin langsung jalannya Deklarasi Damai Calon Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Barru Tahun 2026.
Prosesi sakral yang diikuti oleh 35 Calon Kepala Desa dari 12 desa ini berpusat di Baruga Singkerru AdaE, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (18/5/2026).
Pantauan di lokasi, kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh jajaran elit Forkopimda, di antaranya Sekda Barru, Ketua DPRD Barru, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barru, Ketua Pengadilan Negeri yang diwakili oleh Sekretaris PN, Kepala Dinas PMD-PPKB, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta para Camat, Kapolsek, dan Danramil se-Kabupaten Barru.
Momen Hangat: Wabup Instruksikan Kandidat Berdiri dan Berjabat Tangan
Ketegangan kompetisi politik seketika mencair dan berubah menjadi suasana haru nan hangat ketika Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mengambil jeda dalam sambutannya. Dengan nada humanis, ia meminta seluruh 35 kontestan calon kepala desa untuk berdiri dari kursi masing-masing dan saling berjabat tangan erat.
Aksi spontan ini menjadi simbol kuat dan ikatan komitmen bersama bahwa para kandidat siap mengawal jalannya Pilkades 2026 tetap aman, tertib, dan kondusif. Abustan mengingatkan dengan tegas bahwa ketegangan politik musiman jangan sampai merusak tatanan kekeluargaan dan persaudaraan yang telah mengakar di desa.
“Kalau dari awal antarkandidat sudah tidak mau duduk bersama, itu bahaya bagi masyarakat di bawah. Kontestasi Pilkades boleh saja selesai dalam hitungan hari, tetapi hubungan persaudaraan dan silaturahmi harus tetap terjaga selamanya,” ujar Abustan disambut tepuk tangan hangat seluruh undangan.
Fokus Adu Program, Kades Harus Jadi Perekat Sosial
Lebih lanjut, mantan Sekda Barru ini menegaskan bahwa panggung Pilkades harus bertransformasi menjadi ruang tarung gagasan murni dan niat tulus pengabdian, bukan ajang saling menjatuhkan atau menyerang personal antarkandidat.
“Jangan saling menjelekkan di lapangan. Tidak ada manusia yang sempurna. Fokus saja pada pemaparan visi, misi, dan program kerja nyata yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat desa masing-masing,” tegasnya memotivasi.
Abustan juga mendorong para calon pemimpin desa tersebut untuk jeli menggali potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga akselerasi pariwisata desa sebagai instrumen utama meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, kepala desa masa depan wajib bertindak sebagai perekat sosial sekaligus motor penggerak ekonomi.
“Kalau instrumen Pilkades berlangsung damai dan para calon membawa visi program yang matang, maka desa otomatis akan maju dan masyarakat jauh lebih sejahtera,” pungkas Wabup Abustan.
Penandatanganan Pakta Integritas
Puncak dari prosesi deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Naskah Deklarasi Damai secara bergantian oleh perwakilan para Calon Kepala Desa, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Barru bersama seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Barru.
Melalui komitmen tertulis dan moral ini, seluruh kandidat sepakat untuk siap menang dan siap kalah secara ksatria, serta menolak segala bentuk kampanye hitam demi mewujudkan Barru yang aman dan bermartabat.
Sumber: Humas Pemkab Barru / Dinas PMD-PPKB Barru
Posting Komentar untuk "Pilkades Harus Adu Gagasan! Wabup Abustan Pimpin Deklarasi Damai 35 Calon Kades Se-Kabupaten Barru"