BARRU – Pemerintah Kabupaten Barru terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor guna memastikan penyaluran bantuan pangan beras untuk masyarakat berjalan optimal. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si., secara resmi membuka Sosialisasi Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk Bantuan Pangan Beras periode Juli, Agustus, dan September 2026 di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barru, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Barru Kompol Hardoko, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Barru, Danramil Barru Letda Inf. Jufri yang mewakili Dandim 1405/Parepare, perwakilan Kejaksaan Negeri Barru, Asisten II Setda Barru, pimpinan OPD terkait, para camat, lurah, serta kepala desa se-Kabupaten Barru.
Dalam sambutannya, Sekda Barru Andi Syarifuddin menegaskan bahwa forum sosialisasi ini memegang peranan strategis untuk memastikan seluruh proses pendistribusian beras bantuan berjalan tertib, tepat sasaran, dan mematuhi regulasi yang berlaku.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan penyaluran bantuan pangan beras dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Andi Syarifuddin.
Evaluasi Distribusi dan Penguatan Sinergi Lintas Sektor
Andi Syarifuddin juga mengimbau seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan penyaluran bantuan pada periode sebelumnya. Menurutnya, pemetaan kendala di lapangan sangat dibutuhkan agar penyaluran alokasi Juli, Agustus, hingga September 2026 dapat terealisasi lebih efektif.
"Alhamdulillah, pelaksanaan selama ini telah berjalan dengan cukup baik. Namun, berdasarkan pengalaman di lapangan, kegiatan penyaluran bantuan sosial tentu memiliki berbagai tantangan dan kendala. Terkadang terdapat kondisi yang tidak dapat diprediksi sebelumnya sehingga membutuhkan penanganan dan respons yang cepat," jelasnya.
Untuk itu, ia memohon komitmen dan kolaborasi aktif dari unsur TNI, Polri, kejaksaan, jajaran OPD, hingga pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan demi mengawal kelancaran distribusi bantuan sosial ini.
Akurasi Data Penerima Jadi Kunci Utama Bantuan Tepat Sasaran
Selain masalah teknis distribusi, keakuratan data Penerima Bantuan Pangan (PBP) menjadi sorotan utama Pemkab Barru. Andi Syarifuddin menilai ketepatan data adalah kunci mutlak agar bantuan pangan dari pemerintah pusat benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa dan kelurahan telah diberikan ruang untuk mengusulkan pemutakhiran data penerima melalui mekanisme yang berlaku, baik secara formal maupun partisipatif.
"Namun, proses perubahan data tentu tidak dapat dilakukan secara instan karena setiap usulan harus melewati sejumlah tahapan verifikasi, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke pemerintah pusat sebelum resmi ditetapkan," pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Pastikan Bantuan Beras Tepat Sasaran, Sekda Barru Minta Desa dan Kelurahan Mutakhirkan Data"